Rihlah Pesantren Berikan Kesan Mendalam bagi Peserta Muktamar Tafsir Nasional 2020

 

Drs. KH. Afifuddin Muhajir, M.Ag. bersama Ahmad Sahida, Ph.D.

Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HIMMAPRODI IQT) Universitas Nurul Jadid adakan acara Muktamar Tafsir Nasional 2020 dengan tema “Qur’an and Hadith Values in Promoting Moderate Islam”. Kegiatan yang dimulai sejak tanggal 09-10 Januari ini, mendatangkan tiga Pembicara utama, diantaranya Prof. Dr. KH. Abdul Mustaqim, M.Ag., Ahmad Sahida, Ph.D. dan Drs. KH. Afifuddin Muhajir, M.Ag.

Prof. Dr. KH. Abdul Mustaqim, M.Ag

Selain untuk menjalin silaturahim antar mahasiswa Islam se-Indonesia, harapan diadakannya kegiatan ini ialah agar mahasiswa juga bisa berperan aktif dalam membahas serta memberikan sumbangsi terkait isu-isu global saat ini.

 “Harapan saya  dengan diadakannya acara ini ialah agar mahasiswa juga bisa berperan aktif dalam membahas serta memberikan sumbangsi terkait isu-isu global saat ini” ungkap Idris Ahmadi selaku Ketua Himaprodi IQT.

Rihlah Pesantren menjadi salah satu agenda dari acara tersebut yang dilaksanakan pada hari kedua setelah acara presentasi makalah peserta yang lolos seleksi.

"Bagaimana mahasiswa Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir tidak hanya mengkaji ruang lingkup keislaman saja, namun yang bersifat IPTEK, seperti Matematika, Sosiologi dan Antropologi serta yang lain. Bisa menjadi pendekatan untuk memahami ayat Al-Qur’an, karena Al-Qur’an mencakup semua ilmu dan luas cakupannya", dawuh KH. Zuhri Zaini, BA kepada peserta dan panitia muktamar ketika sowan.

Kegiatan yang dihadiri mahasiswa dari berbagai daerah ini juga memberikan kesan tersendiri bagi pesertanya. Seperti yang diungkapkan oleh Hidayah Hariani, Mahasiswi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta “Seneng banget bisa sowan Bu Nyai. Jadi keinget sama santun dan akhlak seorang santri dengan gurunya, Jadi siraman rohani juga, seneng bisa liat orang tua yang ngunjungi anaknya, Jadi nostalgia sama perjuangan seorang santri yg belajar ilmu dan akhlak”, paparnya seraya tersenyum.

Penobatan peserta menjadi penghujung acara yang disematkan langsung oleh KaProdi IQT UNUJA, Bapak Ahmad Fawaid, M.Th.I. Peserta Terbaik Call For Paper pertama ialah M. Sultan Latif Rahmatulloh dari UIN Sunan Kalijaga, Ummi Kultsum dari Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung dan yang terakhir juga dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Ahmad Khiron Minan.

Persembahan dari komunitas Sastra Titik Koma dan Teater Kala pun ikut serta memeriahkan malam penutupan acara tersebut.

Pewarta: Humairo

Editor: Naufal

Posting Komentar

0 Komentar